25 April 2009 - 16 Februari 2011Hmm..hampir 2 tahun sudah setelah peristiwa yg hampir merenggut nyawaku terjadi..
Masih ada sisa-sisa kejadian saat itu terlintas di benakku..
Masih jelas teringat detik demi detik setiap kejadian,
mulai dari kecelakaan terjadi, orang-orang yg menolongku, saat aku menelopon ibu memberitahu ttg keadaanku,
saat perjalanan menuju rumah sakit dg ambulan dan ibu berkata pada bapak "Pak,kenapa muka rima putih pucat banget?" dan aku hanya memejamkan mata menggigil kedinginan hingga akhirnya aku tahu bahwa 2 liter dari 4,5 liter
darah yang ada di tubuhku tak lagi berada di pembuluh darahku..
Dan kenyataan yang ku ketahui bahwa ginjal kananku hancur harus diangkat dari tubuhku dan sebagian dari liver mengalami pendarahan terpaksa pula harus dipotong..
Satu hal yang aku syukuri, Allah menganugerahiku kesempatan hidup yang kedua
karena mulai dari kecelakaan terjadi hingga terbaring di meja operasi,aku tetap tersadar (+/- 6 jam)
walau dalam keadaan sangat kritis..
(bisa dibayangkan,darah hampir 50% tak dimiliki dan tekanan darah atas hanya 20)
Tak hanya itu,
Allah juga menganugerahiku seorang suami yang sangat mencintaiku
menerima keadaanku apa adanya juga bersedia memberikan satu ginjalnya untukku
ketika hal yg terburuk akan menimpaku..
Seorang suami yg tak pernah lelah utk selalu menuntunku, menasihatiku, menjagaku, memelukku dan menciumku
dg cinta agar aku terus menjadi seorang wanita, anak, istri dan ibu yg lebih baik..
Suamiku, semoga kau tak pernah berubah utk tetap seperti itu..
Tak cukup sampai di situ,
Sekali lagi Allah memberikan anugerah yg sangat indah untukku..
Sesosok makhluk mungil nan lucu yg ku kandung selama 9 bln
dan ku lahirkan dari rahimku dg penuh perjuangan
tapi makhluk mungil ini tak sedikit pun merepotkanku
bahkan begitu mudahnya aku melahirkannya..
Begitu juga saat aku mulai merawatnya dan menyusuinya,
walau terkadang makhluk mungil ini tersenyum manja
atau menangis dan sedikit nakal khas anak-anak..
Tapi aku sangat bahagia..
Makhluk mungil bernama Aulia Kirana Wibowo
kaulah alasanku untuk terus bertahan hidup..
Suami dan anakku adalah 2 hal yang terindah yang Allah anugerahkan kepadaku,
aku yakin,
inilah yg telah Allah janjikan atas kehilanganku hampir 2 tahun yg lalu,
inilah pengganti yg tak tergantikan,
inilah yg akhirnya membuatku utk ikhlas telah kehilangan ginjalku,
Allah memang benar-benar tidak pernah memberikan ujian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar